Pages

Tampilkan postingan dengan label Pesan Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesan Muslimah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Dimana posisiku kelak di akhirat?


Ya Robb, Aku sedang memikirkan posisiku kelak di akhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita Khodijah Al Kubro yang berjuang dengan harta & jiwanya? Atau Hafsah binti Umar yang dibela oleh Allah SWt saat akan dicerai karena showwamah dan qowwamahnya? Atau dengan Aisyah binti Abu Bakar yang telah hafal 3500an hadits, sedang aku... 500 juga belum... atau dengan Ummu Sulaim yang shobiroh atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya & mencela putranya saat istirahat dari jihad... Atau dengan siapa ya Allah, tolong beri kekuatan tuk mengejar amaliah mereka... Sehingga aku layak bertemu mereka bahkan bisa berbincang dengan mereka di taman Firdaus-Mu


(Kenangan SMS Ustadzah Yoyoh kepada seorang akhwat, beberapa hari sebelum wafat)


Subhanalloh ya, kalo baca ini ana selalu ingin menangis...


Semoga Allah SWT memberi nikmat kubur pada beliau dan kita dapat mengikuti para ummahatul mukminin, shohabiyah, dan wanita-wanita luar biasa lain seperti beliau...

Selasa, 20 Maret 2012

Peta Hati : Ikhlas

Ketika keikhlasan kembali diuji
Ikhlas... tak hanya ketika kau memberisesuatu denga senyum dan tak menyakiti saat itu
Keikhlasan akan terus diuji, walaupun pemberian itu 1 minggu, 1 bulan, bahkan bertahun-tahun lalu
karena hidup adalah serangkaian ujian yang tak akan pernah habis hingga kematian menghampiri
Jangan lengah
By : Ria Anggraeni

Peta Hati : Dakwah

Bila kalian menyambut tugas dakwah ini tidak sebagaimana sikap kalian terhadap tugas yang menyangkut urusan pribadi kalian maka dakwah ini akan mengalami kekalahan yang telak
By : Abul 'Ala Al Maududi

Ikhwah fillah marilah kita bersama menjadi batu bata yang unggul, unik, dan khas
Yang mempunyai kekuatan dalam mendirikan dan menegakkan bangunan dakwah ini
Mari kita perkuat ruhiyah, ma'nawiyah, dan ukhuwah
Selayaknya organ tubuh yang saling menjaga dan melindungi
Dimanapun kita berada disitulah dakwah kita semakin dan yakinlah bahwa kita PASTI BISA
By : Ripta Permata Nuary

Inilah bangunan yang berdiri dengan kokoh
Tersusun dari ratusan batu bata yang kuat
Batu bata yang terpilih dari sekian ribu batu bata yang rapuh dan mudah retak
Batu bata yang terbuat dari tanah yang liat, yang dijemur dan dibakar
Batu bata yang tidak menampakkan dirinya
Bahkan rela berada diurutan paling bawah atau siap dipotong demi melengkapi bangunan tersebut
Begitulah kisah bangunan dan batu bata
By : Ripta Permata Nuary

Senin, 05 Maret 2012

Peta Hati : Wanita

Hal yang terindah dari wanita adalah:
Bukan saat ia tersenyum mempesona, tetapi saat butiran air matanya terjatuh dalam do'a
Bukan karena kata-katanya yang indah, tetapi saat ia terdiam dalam dzikir
Bukan karena kecantikannya yang tiada tara, tetapi karena sujud dan ruku'nya yang tak terhenti
Bukan karena keelokkan yang ia pamerkan, melainkan karena keteguhannya dalam menjaga auratnya
Maka ia adalah permata yang dirindu dan embun yang dinanti, bahkan bidadaripun cemburu padanya
By : Fitri Ritonga

Khusus untuk wanita cantik
Bersabar saat tertekan
Tersenyum saat hati menangis
Diam saat terhina
Mempesona karena memaafkan
Mengasihi tanpa pamrih
Bertambah kuat didalam do'a dan pengharapan
By : Guru Kehidupan

Nabi : "Maukah kutunjukkan kepada kalian wanita yang baik?"
Para sahabat : "Ya, Rasululloh"
Nabi : "Wanita yang baik adalah jika dipandang oleh suaminya ia menyenangkan hati, bila diperintah oleh suaminya ia mentaati, bila suaminya tidak ada ia akan menjaga harta suaminya"
Semoga kita semua menjadi wanita yang digambarkan oleh nabi, aamiin
By : Annisa Maulani


“wahai muslimah, jadilah engkau sesabar Khadijah
selembut Aisyah, sesantun Fatimah
& setegar Sumayah”



Senin, 10 Oktober 2011

Peta Hati : Ukhuwah Islamiyah




Ukhuwah adalah cinta yg mengalir melalui keimanan…
Menguatkan, menjaga, memperbaiki, memberi, menghilangkan kelalaian & saling mengingatkan...
Ukhuwah adalah telaga bagi batin yg merindukan kesejatian cinta, tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi & berbagi… 
Didalamnya ada lantunan syahdu ketulusan untuk sahabat… 
By : Guru Kehidupan 


Ukhuwah tak mengenal kesudahan, ia mengiringimu dalam kehidupan sebagai penyejuk, menyapamu dalam kesendirian yang melelahkan & menjagamu untuk tetap dalam senyuman...
By : Guru Kehidupan 

Ukhuwah adalah persaudaraan yang kekal, ia tak mengenal kejenuhan, selalu punya sesuatu untuk dibagi, meski hanya sebait nasihat atau sebait do'a yang tak nampak...
By : Guru Kehidupan 

Ukhuwah itu seutuhnya tentang rindu, yang membuat selalu tak sabar untuk bertemu, membuat merasa rugi jika tak berbagi, ini adalah tentang hati yang terikat, tentang do'a-do'a yang saling bertaut, ia adalah tulus yang menjelma, ia terasa rumit tuk diungkap namun nyata dalam kata sederhana, ia dalam tuk diselami karena ia adalah Iman yang berupa Makna...
By : Guru Kehidupan 

Biarkan persaudaraan kita mengalir seperti air yang menyejukkan, atau udara yang melegakan, atau bumi yang mengokohkan, atau api yang menggelorakan...
Biarkan ia tumbuh seperti benih yang tersemai dan bunga-bunga yang bermekaran, bukan sekedar bahagia tetapi bersama meraih syurga...
By : Guru Kehidupan 

Ukhuwah selamanya akan bermakna, itulah yang membuat hidup lebih indah dan penuh makna. Membuat kaki tegak di jalan dakwah, membuat hati istiqomah dalam iman, membuat raga perkasa merangkak dalam kerikil ujian dan membuat nafas panjang menyelami lautan ilmu...
By : Guru Kehidupan 

Sejauh kekuatan ukhuwah dalam sebuah gerakan maka sejauh itulah kerapatan barisannya, dan sejauh itu pula kekuatan mempertahankan diri dari segala macam serangan dan kelihaiannya memberi reaksi balik terhadap musuh...
Ketika ukhuwah mengalami krisis dan lemah, maka gerakan dakwah hanya menjadi ajang bagi segala kesulitan, penyakit dan perpecahan (robohnya dakwah di tangan da'i)...
By : Guru Kehidupan 

Do'akanlah selalu tuk kemurnian, kelurusan, Kekokohan, kerapihan jama'ah ini, dan do'akanlah selalu saudara-saudara perjuangan kita agar tetap Istiqomah
By : Yopi

Ukhuwah itu tak kenal kesudahan, ia mengiringimu dalam hidupmu sebagai penyejuk kehidupan.

Ukhuwah itu menggairahkan, ia senantiasa menyapamu dalam kesendirian yang melelahkan dan menjagamu tetap dalam senyuman.
Ukhuwah itu indah karena ada cinta didalamnya.
Ukhuwah itu nikmat karena dakwah menjadi landasannya.
Ukhuwah itu berkah karena hanya Allah yang menjadi tujuannya.

Ukhuwah bersemi dalam gerak, terawat dalam do'a, & berbuah pertemuan syurga yang indah...
Manisnya cinta Allah SWT mampu menyembuhkan luka, melegakan dahaga, menghapus air mata, & menjanjikan pahala...
By : Isni Desinta


Ukhuwah ibarat satu janji yang dibuat dalam hati
Tak dapat dipisahkan oleh jarak
Tak akan pudar oleh waktu

Sedetik di mata selamanya di jiwa
By : Nining

Semoga Alloh senantiasa mengikat hati-hati kita, saling mendo'akan dan memberikan semangat ya n_n

Selasa, 26 Juli 2011

Peta Hati : Sabar

Sahabat…
Selama kita mempunyai kesabaran dan ketegaran…
Selama kita masih memiliki keteguhan hati…
Besi pun bisa di gosok menjadi jarum…
Orang yang sukses adalah orang yang biasa-biasa saja, namun mempunyai kesabaran, keteguhan hati dan iman yang luar biasa …
Bila kita menjadikan masa lalu itu masalah dan masa depan sebagai kecemasan, maka kita tidak akan bisa menikmati hari ini…
By : Guru Kehidupan


Pemenang kehidupan adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang begitu pahit, yang tetap kecil meskipun telah menjadi besar, yang tetap tenang di tengah badai...
Serta tetap mengandalkan Allah dalm segala urusan...
By : Guru Kehidupan


Kekuatan itu hanya ada bersama kesabaran
Kesabaran adalah napas panjang kekuatan
Mereka yang sabar menerima ujian sajalah yang akan lolos dari ujian hidup
Hanya mereka yang tegar sajalah yang akan mampu menahan terpaan badai ujian
Maka, Allah selalu memberikan kesabaran dan ketegaran kepada orang-orang yang dipersiapkan-Nya untuk memimpin dunia
By : Ucy Herawati


Saat sapaanmu tak terjawab, Allah tak lupa berapa kata yang kau ucap
Saat ajakanmu tak terpenuhi, lelahmu takkan tertinggi dicatat di Roqib-Nya
Ketika kau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah takkan lalai menghitung berapa tetes air matamu
Ketika mereka bosan mendengarkan keluh kesahmu, Allah satu-satunya tempat untuk berbagi yang setia mendengarkanmu
Ketika mereka lari meninggalkanmu, Allah akan selalu menyertaimu
By : Rendi Ermansyah Putra


Jalan yang kalian pilih memang tak mudah. Yang memilihnya harus siap akan resikonya. Bukan karena formalitas, bukan untuk pengakuan manusia, bukan karena organisasi, bukan karena kelompok, bukan karena siapapun dan apapun. Semoga Kita mampu menemukan alasan kenapa Kita ada di jalan ini.

By : Ucy Herawati

Ada yang mengeluh merasa jenuh, ingin gugur dan jatuh. Ia berkata LELAH
Ada juga yang leleah, tubuhnya penat tapi semangatnya kuat. Ia berkata LILLAH
Ketika terseok-seok ku langkahkan kaki di jalan yang terjal dan berliku, Ya Rabb kokohkan kakiku dan kuatkan pundakmu untuk mengemban amanah-Mu
By : Ucy Herawati


Rabu, 15 Juni 2011

Pesan Tausyiah dan Kata Hikmah Berarti (Peta Hati)



Pesan tausyiah dan kata hikmah berarti (Peta Hati) ini merupakan kumpulan tausyiah yang berasal dari al qur'an , hadits, kisah hikmah, kata-kata bijak dari ulama, kata-kata mutiara yang penulis harapkan mampu memberikan motivasi, hikmah, pencerahan bagi para pembacanya.

Penulis mendapatkan isi dari konten ini dari buku, internet, pesan singkat (SMS), dan lain-lain. Yang dipublikasikan melalui blog ini, dan pesan singkat yang penulis kirimkan pada saudara-saudari seperjuangannya.

Semoga Bermanfaat ^_^

Kamis, 21 April 2011

I'm Muslimah and Very Happy



Bagaimana tidak bahagia, kalau dengan kemuslimahan ini kami masih tetap bisa melakukan banyak hal tanpa perlu melanggar aturanNya. Bagaimana tidak bahagia, kalau dengan kemuslimahan ini kami menjadi lebih baik dari hari ke hari dalam ketaatan karenaNya. Dan bagaimana kami tidak bahagia, karena semakin kami bangga dengan kemuslimahan ini, maka semakin Allah menyayangi kami.


Tahukah engkau apa artinya jika Allah telah sayang pada seseorang? Mari kita dengar firmanNya dalam sebuah hadits qudsi :

Berkata Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda :
Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia Ta’ala memanggil Jibril AS seraya berfirman :
"Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan maka cintailah dia.”

Beliau SAW kemudian bersabda :
Maka Jibril AS pun mencintainya. Kemudian Jibril memanggil terhadap penghuni langit : ‘Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah ia.’ Maka seluruh penghuni langit mencintainya. Kemudian di bumi ia diterima.

Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia Ta’ala memanggil Jibril AS seraya berfirman :
"Sesungguhnya Aku membenci si Fulan, maka bencilah ia"
Lalu ia dibenci oleh Jibril AS. Kemudian Jibril AS memanggil penghuni langit : ‘Sesungguhnya Allah membenci Fulan, maka bencilah kamu sekalian terhadapnya.'

Kemudian Beliau SAW bersabda : 
Kemudian ia di bumi dibenci oleh orang-orang.
[HQ. 3.5 Ditakhrijkan oleh Al-Bukhari, Muslim] [MZ74-79]

Lalu, apa lagi yang kurang dalam hidup ini jika Allah SWT, para malaikat, penghuni langit, dan penghuni bumi sedemikian istimewa menempatkan kita? Yakinlah, kita tak kan pernah merasa sendiri meski sedang seorang diri.

Akan selalu ada kebaikan dalam kebaikan tercipta, karena memang demikianlah keberkahan hidup terengkuh. Dan pastinya berbeda sekali dengan kedudukan orang kedua dalam hadits tersebut, dimana pasti menjadi pilihan berikutnya jika tak memilih pilihan sebelumnya, yaitu menjadi seseorang yang dicintai Allah SWT.

Jika jelas demikian, lalu alasan apa yang masih membuat sebagian dari kita enggan hidup dengan kemuslimahan ini?
Apa? Jadi muslimah itu ribet?
Apakah yang kau anggap ribet itu mengenakan kain penutup kepala yang lebar hingga menjuntai ke dada?

Sementara itu adalah penjagaan terbaik dari Allah yang disebut hijab. Yang maknanya lebih dari sekedar kain penutup kepala. Yang dengannya engkau tak hanya aman, namun juga mengamankan mata dari yang bukan haknya.

Apakah yang kau sebut ribet itu harus memakai pakaian panjang longgar dan tidak transparan? Sementara justru itulah letak harga diri fisikmu. Pun demikian, kau juga aman dan mengamankan syahwat para lelaki tak kuat iman. Itulah yang disebut langkah preventif dari pintu perzinahan, terlebih (na’udzubillahi min dzalik) pemerkosaan.
Kalaupun toh memang ribet, hanya seribet itu kan? Ribet yang tak'kan membuat hidupmu sengsara. Sedikit kepanasan bukan masalah besar, toh akan menjadi sangat biasa jika kau mengenakannya tiap hari.
Ah, jika kita bicara ribet, bukankah shalat lima waktu itu lebih ribet dari pada yang “sembahyang” sepekan sekali? Jangan-jangan kau mengatakan shalat lima waktu juga ribet? Ups, maaf… bukan bermaksud su’udzan, hanya selintas pikiran yang tiba-tiba muncul sebagai bahan perbandingan.

***

Apa? Jadi muslimah itu sulit?

Hei, jangan membuatku tertawa. Bukannya justru sangat simple dan sangat nyaman dengan apa yang ada. Tidak perlu punya se-tas make-up tuk memoles wajah agar tetap terlihat cantik menarik, toh wanita bukanlah benda pajangan yang harus menarik perhatian. Kita sedang tidak jualan diri kawan! Tapi kita sedang hidup dengan akal, hati, dan jasad kita sebagai manusia yang bemartabat.

Muslimah tidak perlu update fashion hanya agar tidak dibilang kampungan dan ketinggalan jaman. Karena pakaian takwa ini adalah model yang tidak pernah lekang dimakan jaman. Akan tetap seperti ini dari dulu dan sampai kapanpun. Kenapa bisa demikian? Karena acuan syarat pakaian takwa ini sudah dipatenkan langsung dari yang menciptakan jaman, yang tentu saja lebih tahu tentang perkembangan jaman. Acuan syarat yang jauh lebih valid dan sempurna, karena juga diperhatikan efek samping untuk diri sendiri maupun untuk orang di sekitar.

Jadi, apanya yang sulit? Oh, apakah tidak bersentuhannya dengan lawan jenis yang bukan mahram, meskipun hanya berjabat tangan itu yang disebut sulit? Ketahuilah, bahwa justru itulah bagian dari istimewanya muslimah. Tak disentuh selain pada yang sudah berhak. Dengan garis jelas antara haram dan halal.
Dan siapa bilang sulit? Hanya perlu sedikit bersiasat agar tetap aman dan nyaman. Misalnya engkau hanya perlu menelangkupkan kedua tangan di depan dada, sedikit tersenyum sambil berucap, “Maaf, saya sudah wudhu.” kalau ketemu lawan dan suasana yang tidak kondusif untuk menjelaskan bahwa memang selain mahram dilarang bersentuhan. Karena tidak bisa dipungkiri masih banyak yang “belum bisa menerima” bahkan ada yang belum mengerti tentang hukum yang satu ini, dimana pernah dikisahkan bahwa Nabi SAW lebih memilih ditusuk dengan besi panas dari pada menyentuh wanita yang bukan mahram.
Dan ini sedang tidak berbohong, karena kalimat bentuk lampaunya tidak menjelaskan kapan waktu wudhunya, “sudah wudhu” bisa berdurasi sejam yang lalu, sehari yang lalu, seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, atau kalau perlu setahun yang lalu. Jadi, kalau masih juga bilang sulit, itu tandanya sih kurang kreatif saja kali ya?

***

Apa? Jadi muslimah itu kudu pinter ngaji? Banyak tahu tentang hukum agama? Tidak boleh tertawa cekakan? Tidak boleh teriak-teriak? Tidak boleh jutek? Tidak boleh bla, bla, bla…

Ayolah kawan, jangan lagi cari alasan, karena semakin banyak alasan semakin menunjukkan kualitas diri, pun semakin menunjukkan kesalahan. Semuanya ada awal mulanya, semua ada proses dan alurnya. Engkau hanya perlu satu kata kunci sukses menjadi muslimah, yaitu taat. Bahasa Al-Qur’an-nya sih sami’na wa atha’na. Karena demikianlah sikap dan sifat para sahabat/sahabiyah dahulu ketika menerima ketentuan syari’at dari untaian tutur sang Nabi SAW.
Taatlah niscaya akan bahagia. Bukan bahagia yang semu, bukan bahagia yang dibayangi kekhawatiran takut kehilangan kebahagiaan itu sendiri. Tapi ini bahagia yang menghujam ke dasar kalbu. Bahagia yang membahagiakan. Karena hanya ada kata sabar dan syukur di dalamnya, yang bermula dari rasa yang sama; percaya akan kebaikan-kebaikan di setiap takdirNya. Tak ada umpatan, keluhan, apalagi penyesalan tentang kehidupan.
Jadi jika demikian tentang kebahagian itu, maka kamilah yang paling lantang berkata,

“I’m muslimah and very happy.”

***

RF_Hayuh… Tunjukkan kemuslimahanmu…
Tetap survive untuk rentang waktu yang pajang dan melelahkan, dalam batasan usia kita. Karena memang, ya, kita sedang menapaki jalan terjal dan berliku, penuh onak duri.
Kiriman: "rifatul farida"  

Selasa, 15 Februari 2011

Menjadi Wanita yg Dicintai Semua Orang by Fitri Ritonga

 “Hal yang terindah dari wanita adalah bukan saat ia tersenyum mempesona melainkan saat butiran air matanya jatuh dalam doa, bukan karena kata-katanya yang indah tetapi saat ia terdiam dalam dzikir, bukan karena kecantikannya yang tiada tara tapi karena sujud dan ruku’nya yang tak henti, bukan karena keelokan tubuh yang ia pamerkan melainkan karena keteguhannya dalam menjaga aurat. maka ia adalah permata yang dirindu dan embun yang dinanti. Bahkan bidadaripun cemburu padanya”

 
Menjadi Muslimah yang Dicintai Semua Orang

Saat ini kita akan membahas satu tema, “Bagaimana sih caranya menjadi muslimah yang dicintai semua orang???” ada yang tahu??

Muslimah yang dicintai semua orang…… adalah ketika kita menjadi seorang muslimah yang dicintai Allah. Karena ketika Allah mencintai kita maka semua mahluk di dunia dan dialam manapun akan mencintai kita.

Daripada Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Jikalau Allah Ta'ala itu mencintai seseorang hamba, maka Dia memanggil Jibril dan memberitahu bahawa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah si Fulan itu (wahai Jibril). Jibril lalu mencintainya, kemudian ia mengundang seluruh penghuni langit dan memberitahu bahawa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah si Fulan itu. Para penghuni langit pun lalu mencintainya. Setelah itu diletakkanlah kecintaan padanya di kalangan penghuni bumi." (Muttafaq 'alaih)
 
Dalam hadits ini dijelaskan bahwa kita akan dicintai oleh semua mahluk jika kita dicintai Allah. Sekarang pertanyaannya bagaimana caranya agar kita menjadi muslimah yang dicintai Allah?? ada sebuah hikmah yang mengatakan “Jika dirimu ingin melihat seberapa besar cinta Allah padamu maka lihatlah seberapa besar cintamu pada Allah” jadi jelaslah kita harus lebih dulu mencintai Allah……

Seorang muslimah yang mencintai Allah adalah seorang muslimah yang berusaha sebaik mungkin menjadi hamba yang taat pada Allah, pada hukum-hukumNya dan pada sunnah Rasulullah…..

  Sekarang kita melirik pada muslimah-muslimah yang Allah cintai:
  • Khadijah binti Khuwailid, sebelum menikah dengan Rasulullah beliau terkenal dengan gelar “Mar’ah Thahirah” atau wanita suci. ketika beliau menikah dengan rasulullah beliau berperan sebagai istri, ibu dan sahabat bagi rasulullah, beliau infakkan seluruh hartanya demi islam bahkan tidak pernah terdengar rasulullah marah padanya. shingga ketika bliau sudah meninggalpun rasulullah berkata pada Aisya ra “Tidak. Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar. Ia yang memercayaiku tatkala semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang enggan memberi. Dan darinya aku memperoleh keturunan, sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain.” ini adalah sosok istri shalehah yang perlu kita teladani.
  • Aisyah ra. bunda aisyah dapat kita teladani dalam kecerdasannya.
  • Maryam binti Imran. bunda maryam adalah contoh dari wanita shalehah yang terdapat dalam surat at-tahrim. ia menjaga kesuciannya.
  • Asiyah, istri dari fira’un yang tetap istiqomah dengan keislamannya.
  • Zaenab istri Rasulullah yang terkenal dengan kedermawanannya.
  • Fatimah binti Rasulullah yang lemah lembut dan sangat dicintai Rasulullah SAW.

Kita bisa memilih ingin menjadi wanita seperti apa, apakah seperti bunda Khadijah, Aisyah, Maryam, Asiayah, Zaenab, atau Fatimah. yang pasti mereka semua adalah wanita shalehah yang beriman kepada Allah, menjaga auratnya, lemah lembut dan sosok wanita yan Allah cintai…

Jikalau kita selalu bersikap baik, lemah lembut, sopan dan cerdas untuk dicintai semua orang maka mungkin kita akan mendapatkannya….. tapi hanya mendapat cinta manusia yang tidak berarti apa-apa dalam kehidupan. akan tetapi ketika kita berbuat baik hanya karena ingin mendapatkan cinta dan keridhoan Allah maka seluruh mahluk akan mencintai kita. Jadi….. cukuplah Allah menjadi tujuan maka seluruh mahluk akan mencintai kita.

Jika Allah mencintai kita :

“Dari Abu Hurairah radhiallaahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda: ‘ Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman: ‘barangsiapa yang memusuhi wali-Ku, maka sungguh! Aku telah mengumumkan perang terhadapnya. Dan tidaklah seorang hamba bertaqarrub (mendekatkan diri dengan beribadah) kepada-Ku dengan sesuatu, yang lebih Aku cintai daripada apa yang telah Ku-wajibkan kepadanya, dan senantiasalah hamba-Ku (konsisten) bertaqarrub kepada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya; bila Aku telah mencintainya, maka Aku adalah pendengarannya yang digunakannya untuk mendengar, dan penglihatannya yang digunakannya untuk melihat dan tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakannya untuk berjalan; jika dia meminta kepada-Ku niscaya Aku akan memberikannya, dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku niscaya Aku akan melindunginya”. (H.R.al-Bukhâriy)

“Wanita Shalehah….. Ucapanmu adalah dzikir, cara memandangmu adalah menarik pelajaran, dan diammu adalah berfikir.”